HARI SANTRI NASIONAL 2025
DI SMK WAHID HASYIM PONOROGO BERJALAN KHIDMAT DAN PENUH ANTUSIASME

Gambar : Khusyuk saat Khotmil Quran
Ponorogo, 24 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober, SMK Wahid Hasyim Ponorogo menggelar kegiatan khusus pada hari Jumat, 24 Oktober 2025. Acara berlangsung di mushola sekolah mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, dan diikuti oleh seluruh siswa, bapak ibu guru, serta staf sekolah dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.
Seluruh peserta mengenakan busana nuansa santri — para siswa putra mengenakan sarung, baju koko, serta peci, sementara siswa putri tampak anggun dengan gamis dan jilbab. Kegiatan dibuka dengan Istigosah yang menggema khidmat di mushola sekolah, Usai Istigosah, kegiatan dilanjutkan dengan doa khotmil Qur’an yang dipimpin langsung oleh Bapak Mustafidin, S.Hi, selaku guru Pendidikan Agama Islam. Seluruh siswa tampak larut dalam suasana religius, mengikuti bacaan doa dengan penuh kekhusyukan. Dalam tausiyah singkatnya, Bapak Mustafidin mengingatkan pentingnya peran santri masa kini sebagai generasi penerus bangsa yang berilmu dan berakhlak mulia.
Dalam sambutannya, waka kesiswaan menyampaikan apresiasi atas semangat para siswa dalam memperingati Hari Santri. Beliau menegaskan bahwa nilai-nilai santri seperti keikhlasan, kedisiplinan, serta cinta tanah air harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan pendidikan.
“Santri bukan hanya mereka yang belajar di pesantren, tetapi siapa pun yang meneladani nilai-nilai Islam, berdisiplin dalam menuntut ilmu, dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Bapak Mustafidin di sela-sela acara.
Suasana semakin hangat ketika kegiatan ditutup dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan pendidikan. Para siswa tampak antusias dan penuh semangat mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Salah satu siswa kelas XII jurusan Desain Komunikasi Visual, Amira Khoirul Badriya mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Kami merasa bangga menjadi bagian dari peringatan Hari Santri. Kegiatan seperti ini membuat kami semakin mencintai nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” ungkapnya.
Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan ditutup dengan doa penutup dan pembacaan shalawat bersama. Para siswa kemudian melajutkan acara makan bersama (pelangan) yang sudah disediakan oleh sekolah.
Melalui kegiatan ini, SMK Wahid Hasyim Ponorogo berharap semangat Hari Santri dapat terus hidup dalam diri seluruh warga sekolah — menjadikan mereka generasi muda yang religius, nasionalis, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan jiwa santri yang tangguh. (ras)





